10 Juni 2009

Mengelola Buku Besar dan Buku Besar Pembantu

A. Buku Besar dan Buku Pembantu
Siklus Akuntansi diawali dengan terjadinya transaksi dan peristiwa yang direkam dalam dokumen pendukung seperti kuitansi, faktur, nota kredit, dan berbagai dokumen pendukung lainnya. Dokumen pendukung tersebut dianalisis oleh staf akuntansi untuk dijurnal. Jurnal merupakan pencatatan perkiraan debet dan kredit yang harus selalu seimbang. Setelah membuat jurnal siklus akuntansi berlanjut dengan membuat buku besar.


1. Pengertian Buku Besar dan Buku Pembantu
Setiap transaksi yang telah dicatat secara kronologis dalam jurnal dipindahkan ke dalam akun-akun yang bersangkutan. Kumpulan akun-akun tersebut dinamakan buku besar (general ledger). Secara ringkas buku besar adalah kumpulan akun-akun yang digunakan untuk mencatat dan mengelompokkan transaksi-transaksi sejenis. Buku besar merupakan catatan akuntansi terakhir (book of final entry).

Akun-akun tertentu dikelompokkan lagi ke buku pembantu. Misalnya buku pembantu utang, dan buku pembantu piutang. Buku pembantu adalah buku besar yang digunakan untuk mencatat akun-akun tertentu dengan perubahan –perubahan secara lebih rinci.

2. Peralatan yang Dibutuhkan untuk Mengelola Buku Besar dan Buku Pembantu
Peralatan yang dibutuhkan untuk mengelola buku besar antara lain :
a. satu unit komputer berbasis windows terinstal software komputer akuntansi,
b. satu unit printer dot matrix, ink jet atau laser jet,
c. kalkulator meja atau kalkulator saku,
d. steples,
e. lemari arsip,
f. kertas,
g. ATK (Alat Tulis Kantor).

3. Bentuk-Bentuk Buku Besar dan Buku Pembantu
a. Bentuk Buku Besar
Dalam system akuntansi kita bebas untuk merancang bentuk buku besar yang sesuai dengan kebutuhan. Namun umumnya yang dipergunakan ada empat macam bentuk buku besar yaitu: bentuk T (T Account), bentuk skontro, bentuk stafel 3 kolom, dan bentuk stafel 4 kolom.

1. Bentuk T (T Acoount)
Bentuk buku besar ini adalah yang paling sederhana dan hanya berbentuk seperti huruf T besar. Dari bentuk yang sangat sederhana ini, sebelah kiri merupakan sisi debet dan sisi kanan merupakan sisi kredit. Nomor akun diletakkan di sebelah kanan atas.

2. Bentuk Skontro
Buku besar bentuk skontro adalah bentuk buku besar yang sebelah menyebelah.
3. Bentuk Stafel 3 Kolom
4. Bentuk Stafel 4 Kolom

b. Bentuk Buku Besar Pembantu
Bentuk buku pembantu tidak berbeda dengan bentuk buku besar (umum) yaitu : bentuk T, bentuk skontro, bentuk stafel 3 kolom, dan bentuk stafel 4 kolom. Buku pembantu biasanya disusun berdasarkan abjad, sehingga memudahkan perkiraan yang dimaksud dan memungkinkan penambahan perkiraan baru.





1 komentar:

  1. It's amazing to pay a visit this site and reading the views of all friends regarding this article, while I am also zealous of getting familiarity.

    Feel free to surf to my weblog Kendall

    BalasHapus