09 Oktober 2012

Kiat Mengatasi Sifat Pemalu Anak


Jangan melabeli anak Anda
Jika anak Anda pemalu, jangan pernah sekali pun melabelinya. Ini akan membuat sifat pemalunya makin kokoh. Anda harus berjuang meminimalkan sifat pemalunya. Telusuri apa penyebabnya. Dalam situasi apa sikap pemalunya muncul. Di luar rumah? Di keramaian? Jika berhadapan dengan orang baru? Atau situasi lainnya. Dengan begitu Anda, sebagai orang tua  mampu mengikis sifat malunya. 


Adapun kiat mengatasi sifat pemalu anak adalah sebagai berikut.

      1.  Lakukan Kontak Mata
Ketika berbicara dengan anak, minta ia selalu menatap mata Anda. Dengan memaksa dan menerapkannya setiap waktu, lambat laun anak akan terbiasa melakukan kontak mata dengan teman bicara. Jika anak tidak merasa nyaman menatap tepat di mata teman bicara, ajarkan ia menatap puncak hidung di antara kedua mata orang di hadapannya. Dengan praktik berulang kali, anak akan terbiasa dan punya percaya diri menatap mata teman bicaranya.

      2. Melatih Percakapan
Buat daftar berisi kalimat pembuka percakapan yang mudah digunakan untuk bercakap-cakap dengan berbagai kelompok orang. Misalnya: teman papinya, anak baru di sekolah, anak tetangga, anak seangkot, tukang warung, tukang es krim, tukang roti. Latih sampai terbiasa. Latih pula dengan berbincang via telepon. Teman bicara di ujung telepon bisa omnya, tantenya, kakeknya, neneknya, bunda gurunya, dan sebagainya.

3. Berlatih Sosialisasi
Ajak anak Anda ke berbagai tempat, sebagai latihan sosialisasi. Ke undangan pernikahan, ke undangan sunatan, acara ulang tahun, pasar swalayan, pasar tradisional, pasar burung, bioskop, restoran, toko buku, perpustakaan, taman bermain kota. Biarkan ia berbicara dengan orang baru. Misalnya: biarkan ia bicara dengan penjual tiket bioskop, kasir, tukang ikan, siapapun yang berkenan diajak berbincang.

      4.  Berlatih dengan Orang yang Lebih Muda
Pasangkanlah anak pemalu dengan anak yang lebih muda darinya, untuk berlatih dalam periode singkat. Berlatihlah dengan adik sepupu, anak tetangga, dan lain-lain. Jika anak pemalu berusia remaja cobalah menyuruhnya untuk mengasuh anak kecil . Ini untuk melatih bersosialisasi yang enggan ia praktikan dengan teman sebaya.

      5.  Satu Lawan Satu
Dorong anak Anda mengundang teman sekolahnya untuk bermain ke rumah. Sehingga ia saling mengenal dan praktik keahlian saling berteman. Sediakan cemilan untuk daya tarik.Biarkan rumah berantakan.

Baiklah, selamat mencoba….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar