15 Oktober 2009

Seminggu Sebelum Queency Lahir

Ketika janinmu dihembuskan Tuhan
ke rahim bunda, dua bulan setelah menikah
bunda jadi doyan makan lontong sayur
saat itu kami masih ngontrak rumah di Bitungsari
rumah Pak Imam, tempat cinta itu dibenihkan
dan juga rumah kontrakan pertamamu...

Bunda jadi penurut, semua anjuran dokter ia patuhi
jangan makan duren dan sate kata dokter Gunawan
jangan makan belut, nanti anakmu kelilit tali ari-ari
minum air beras, jangan kerja yang berat-berat
kata oma dan nenek mengingatkan.

Ada beberapa anjuran yang bundamu langgar
jangan tidur larut malam, beliau malah sering begadang
nonton konser musik di tv
jangan keluar sore-sore...

Pernah suatu senja, ayah dan bundamu terjebak hujan
di dekat bioskop Galaksi Tajur
lalu ayah bilang : “Bun, kita nonton film aja
daripada nongkrong di emperan toko orang.
bundamu setuju, karena ia memang tukang nonton film.
perut gendut bunda karena mengandung dirimu
bukan merupakan penghalang yang berarti

Film yang diputar hari itu :
Aku Menghamili Pacarmu
masih ada hubungannya dengan kehamilan
dua pemain utamanya Ringgo Agus Rahman dan Mulan Jameelah
kami masuk ke bioskop itu dengan tubuh basah kuyup
semua mata rasanya menatap kami
mereka heran ada suami-istri, si perempuan hamil sembilan bulan
datang ke bioskop di tengah hujan deras...niat amat sich!

Film dibuka dengan interview
antara pemain baru seorang pria berambut gondrong
dengan sang sutradara. Inilah kutipan dialognya.
Sutradara : “Mas pernah main film?”
Pemain baru : Pernah, sering malahan.
Sutradara : Jadi apa?”
Pemain baru : Jadi orang yang digebukin orang sekampung!”
“Penonton tertawa ngakak”

Pulangnya ayah kena marah si oma si bunda juga
tetapi karena marahnya pake bahasa Padang
bahasa yang tidak ayah mengerti
jadi ayah tenang-tenang saja
“Perut gendut gitu dan hujan-hujan
pake nonton di bioskop segala.
Ntar kalau terasa mau melahirkan gimana?
Begitu kira-kira luapan sayang amarah oma.

28 Oktober 2007 pukul 10.16 di RS Islam Bogor
kamu dilahirkan secara caecar
saat kamu lahir ke dunia, itulah moment terbaik
dalam sejarah hidup kita
ayah, bunda dan kamu saling mengenggam tangan
untuk menghadapi dunia!

Kami memberimu nama Queenara Charity Prabawa
sebelum kamu lahir, nama itu telah kami temukan
kata bidan : “Hebat baru lahir, udah punya nama.”
kami tersenyum bahagia ketika pertama kali melihat wajahmu
oma sibuk bertelepon ria mengabari sanak-saudara di kampung
bahwa kamu dan bundamu telah lahir dengan selamat
nenek juga ikut bahagia, kamu adalah cucu pertama dari mereka

Queency, kamu adalah titipan terbaik
yang pernah dipercayakan Tuhan kepada kami
ketika kamu lahir, kami mencintaimu 100 %
sekarang, ketika usiamu mendekati dua tahun
cinta kami menggunung menjadi 1.000 %

Queency, ikhtiar mencintaimu
adalah kebahagiaan yang tak pernah habis.


Peluk cium

(dari ayah dan bunda yang selalu menyayangimu)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar