21 Mei 2009

Bukan Cinta Biasa

Tok..5 x (pintu digedor dengan keras di pagi hari sekitar jam 7)

Ya sebentar, jawab orang di dalam.

Tommy : Maaf, kamu cari siapa?

Nikita : Tommy

Tommy : Saya Tommy

Nikita : Berarti om ayah saya!

Itulah dialog pembuka film ini.


Bukan Cinta Biasa merupakan film Indonesia berjenis komedi romantis yang dirilis pada 7 Mei 2009. Film ini dengan screen play yang sangat fun dan entertaining. Dibumbui oleh latar dan ambience musik pop Indonesia, film ini akan membuat hati penikmatnya bernyanyi, tetapi sekaligus juga bisa menitikkan air mata.


Film ini bercerita tentang seorang ayah yang profesinya rocker, playboy yang masih aktif, bertato, rambut panjang, brewokan, tukang main perempuan yang seketika berubah demi memperoleh cinta dari anaknya.

Tommy rela nggak minum (alkohol), nggak ngesex, nggak baca playboy, nggak nge-drug, belajar shalat subuh, nggak ngerokok, mau bikinin anaknya telor rock and roll, dan melakukan hal-hal ajaib lainnya. Ia menuntut diri sedemikian untuk berubah demi “dicintai” anaknya.


Bintang dalam film ini adalah artis baru Olivia Lubis Jensen, Ferdy 'Element' Taher, Wulan Guritno, Rocky dan lain-lain. Juga muncul dalam film, penyanyi muda terkenal Afgan Syah Reza. Dikawal oleh tiga serangkai (sutradara; Benni Setiawan, produser; Herman Harson dan Naldy Nazar), ‘Bukan Cinta Biasa’ terasa sebagai film yang ringan. Tetapi, meskipun ringan dengan balutan adegan-adegan komedi dan canda tawa, film ini punya nilai “lebih” dengan tetap berusaha menonjolkan sisi-sisi moral, yaitu mengangkat realitas kehidupan anak remaja yang jujur dan suka memberontak, tetapi tetap memerlukan kasih sayang orang tua. Begitu juga dengan orang tua, seburuk-buruknya kelakuan mereka, serasa sulit untuk tidak menyayangi anaknya dengan sepenuh hati.

Ada dialog menarik yang saya punggut dari film ini.

Nikita, kamu adalah hal terindah dalam hidup daddy. Sejak kamu hadir, hidup daddy menjadi sempurna. Waktu pertama kali kamu datang, hidup daddy rasanya aneh, tapi sekarang …kalau kamu nggak ada, hidup daddy jadi lebih aneh…


Reff lagu Bukan Cinta Biasa dari Afgan pas sekali mengiringi film ini.

Cintaku bukan cinta biasa
Jika kamu yang menemani
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku


Pesan moral film ini adalah cinta mampu merubah ayah yang brengsek menjadi ayah yang baik; meskipun, seperti dikisahkan di film, terpisah selama 15 tahun, cinta anak dan seorang bapak tidak dapat dipisahkan oleh waktu. Bukan hanya orangtua saja yang bisa merubah anaknya menjadi lebih baik, tapi sebaliknya pun begitu, anak di film ini mendidik kekeliruan orang tua di masa lalunya. Cinta sang anak yang memberikan pencerahan kepada orang tuanya untuk lebih baik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar